Selasa, 23 Agustus 2011

Dear Mamih,

Maaf kalau sepertinya aku akan berhenti mengejar anakmu.
Bukan karna aku tidak punya cukup kesabaran untuk menghadapinya,
Tapi karena mungkin ia sudah tidak ingin berjalan bersamaku.

Tapi tenang saja, 
Aku masih punya kesabaran untuk menunggu ia kembali padaku,
itu pun jika ia menginginkannya.

Jika tidak,
Aku akan menjalani hariku seperti biasanya,
Seperti saat aku tidak bersamanya.


Jika aku mau,
Aku bisa saja terus mengganggunya seperti dahulu.
Tapi tidak untuk sekarang.

Aku tidak ingin memaksakan kehendakku jika memang ia tidak menginginkannya.
Aku tidak ingin memaksanya tetap berjalan bersamaku jika ia tak mau.
Aku akan membiarkan ia memutuskan sendiri pilihannya.
Tidak seperti dulu yang mengikuti mauku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.